6 Langkah Protokol Kesehatan Ponpes Assalafiyah Al-Haromain Ciasem Sambut Tahun Ajaran Baru

0
Pondok Pesantren Assalafiyah Al-Haromain, Sidamulya Kecamatan Ciasem

SUBANG, PUTARAN.id – Tahun ajaran baru 2020-2021 telah dimulai. Berbagai skema Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di setiap lembaga pendidikan mulai diberlakukan. Namun bagaimana jika skema KBM itu terjadi ditengah-tengah pandemi seperti ini?

Zidan Al Fadlu, pengurus Pondok Pesantren Assalafiyah Al-Haromain Sidamulya Kecamatan Ciasem mengatakan, pihaknya memiliki cara tersendiri dalam menyambut tahun ajaran baru ini.

“Salah satunya dengan tetap menjalankan protokol kesehatan ditengah agenda jadwal masuk dan mulai menjalankan kegiatan belajar mengajar,” ujar Zidan kepada PUTARAN.id, Kamis (11/6/2020).

Berikut 6 Langkah Protokol Kesehatan Ponpes Assalafiyah Al-Haromain Ciasem Sambut Tahun Ajaran Baru:

1. Kedatangan Santri Dibagi 3 gelombang

Gelombang pertama, dijadwalkan tanggal 20 syawal / 13 Juni 2020 (Untuk peserta khotimin/at tahun 2021 dan pengajian kelas Fathul qorib).

Gelombang Kedua, dijadwalkan tanggal 23 syawal / 16 juni 2020 (untuk pengajian kitab Kholid, Dahlan, Jurmiyah, Shorof dan Tashrifan).

Gelombang Ketiga dijadwalkan tanggal 26 syawal / 19 Juni 2020 (untuk santri diluar pulau jawa).

2. Kedatangan ke Ponpes mulai pukul 07.00-17.00

Dengan batasan waktu keluar masuk tersebut dimaksudkan agar tidak terjadi kepadatan arus lalu lintas santri

3. Wajib menggunakan masker dan cek kesehatan

Disamping ada pembatasan jadwal keluar masuk, para santri juga harus menggunakan masker dan langsung dicek kesehatan oleh tim khusus di pesantren tersebut. Kemudian mengisi form pengecekan dan menyerahkan surat keterangan sehat.

4. Santri yang sakit dilarang masuk

Bagi santri yang sedang sakit dan kurang sehat untuk sementara tidak diperkenankan sementara masuk ke pesantren. Baiknya untuk tetap tinggal dirumah terlebih dahulu sampai konidisnya sehat kembali.

5. Tidak boleh menggunakan kendaraan umum

Bagi santri yang domisilinya jauh, jika kondisinya stabil dan sehat jangan menggunakan kendaraan umum dan harus diantar langsung oleh orang tuanya.

6. Santri yang ada di zona merah dilarang masuk

Jika ada santri yang kebetulan tinggal di wilayah yang sudah ditetapkan sebagai zona merah yang masih diterapkan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), untuk sementara tidak boleh berangkat ke pondok pesantren sampai keadaan membaik dan normal seperti sedia kala.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini