Subang Miliki Potensi Sentra Produksi Tembakau

0
Bupati Subang, H. Ruhimat saat panen tembakau di Desa Cimeuhmal, Kecamatan Tanjungsiang

SUBANG, PUTARAN.id – Tak kalah seperti Kota Kediri ataupun Kudus Jawa Timur sebagai salah satu kota produksi tembakau terbesar di Indonesia. Kini, Kabupaten Subang, Jawa Barat memiliki potensi yang sama sebagai kota sentra produksi tembakau Indonesia.

Hal itu terlihat setelah dilakukan panen perdana demplot uji lokasi tembakau, di Dusun Pasirmalang, Desa Cimeuhmal, Kecamatan Tanjungsiang, Kabupaten Subang, Kamis (18/6/2020). Dengan senyum sumringah dan gembira, Bupati Subang, H. Ruhimat menyabut baik atas panen perdana tembakau tersebut meskipun dalam kondisi pandemic Covid 19.

“Untuk itu kepada para kelompok tani tembakau ini agar terus mengembangkan ilmunya dalam rangka meningkatkan produksi pertanian, utamanya tembakau yang saat ini memiliki prospek yang baik dan dapat menguntungkan untuk para pengelola atau pembudidaya,” ujar Bupati Subang, H. Ruhimat.

Dikatakan, seiring dengan Adaptasi Kebiasaan Baru (ABK), pihanya berpesan kepada perangkat daerah yang membidangi perkebunan untuk dapat mengembangkan komoditi tembakau agar dapat bersaing dengan daerah lain di Jawa Barat maupun Indonesia.

“Selanjutnya diharapkan ada fasilitasi lingkungan industri tembakau dimana hasil tembakau selanjutnya dapat diolah dan dikemas sendiri,” imbuhnya.

Ia juga menyampaikan jika tembakau bukan hanya untuk dijadikan rokok namun dengan kerja sama berbagai pihak bisa dibuat produk-produk turunannya seperti insektisida fungisida herbisida dan obat-obatan lainnya. Ia juga menginstruksikan untuk melakukan pengembangan tembakau rakyat di Kabupaten Subang dengan semangat gotong-royong dan semangat Subang Jawara.

“Kami harap, kepada para PPL dan pengurus asosiasi petani tembakau Indonesia untuk bersinergi serta melakukan kerja sama dengan berbagai pihak agar pengembangan tembakau dapat sukses. Kami juga meminta agar kecamatan lain di Kabupaten Subang bisa melakukan hal yang sama,” tandasnya.

Sementara, Kepala Dinas Pertanian, Djaja Rochadamaja mengatakan, tembakau jika dibudidaya di dataran rendah semakin bagus dari sisi kualitas. Sedangkan jika dibudidaya di dataran tinggi maka semakin bagus dari sisi kuantitas baik tembakau putih maupun tembakau merah.

“Diharapkan kedepannya Kabupaten Subang dapat menjadi sentra pemasok tembakau untuk pabrik-pabril rokok di tanah air,” ujar Djaja.

Ia mengatakan, saat ini ada lima lokasi tanah darat sebagai tahap awal uji coba yaitu di Dusun pasir malang seluas 2,3 hektar, di Dusun Cupunagara sebesar 9 hektar, Dusun gandasoli 300 tumbak, Dusun panyosogan 200 tumbak, Dusun sukakerti Cisalak 400 tumbak.

“Pada tahap 2 lokasi tanah sawah terdapat di empat lokasi yaitu Dusun gandasoli satu hektar, Dusun serangpanjang 2 hektar, Dusun panyosogan 2 hektar Dusun sukakerti satu hektar Dusun cijalupang satu hektar,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini