GM Kosgoro Tolak RUU HIP

0
Jajaran Pengurus Pusat Generasi Muda Kosgoro

JAKARTA, PUTARAN.id – Generasi Muda Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (GM Kosgoro) angkat bicara terkait polemik Rancangan Undang-undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP) yang disepakati oleh 7 parpol untuk masuk prolegnas, baru-baru ini.

Ketua Umum GM Kosgoro, Baroto Isman mengatakan, pihaknya menolak keras atas RUU HIP tersebut karena Pancasila sudah final seperti yang termaktub dalam pembukaan UUD 1945 sebagai dasar berbangsa dan bernegara.

“Kemarin pemerintah cepat dan tanggap mendengar aspirasi masyarakat terutama tiga ormas agama; MUI, NU dan Muhammadiyah adanya kekhawatiran multi tafsir ideologi. Tiga ormas ini berpendapat Pancasila sudah final sesuai dengan pembukaan UUD 1945 sebagai dasar dari kita berbangsa dan bernegara,” kata Baroto melalui press release yang diterima redaksi PUTARAN.id, Jum’at (19/6/2020).

Dikatakan, dengan munculnya polemic terkait dengan RUU HIP tersebut jelas-jelas membuat kekhawatiran akan bangkitnya PKI melalui oknum-oknum tertentu sehingga bisa membuat gaduh negeri ini.

“Jelas PKI adalah penghianat bangsa, jelas mereka pada tahun 1948 dan 1965 melakukan penghianatan dan KOSGORO saat itu berada di depan bersama TNI AD menjadi benteng Pancasila. Oleh karena itu RUU HIP harus mewajibkan masuknya TAP MPRS mengenai pelarangan PKI,” tegasnya.

 

Hal senada disampaikan Sekretaris Jendral (Ssekjen) GM Kosgoro, M. Ichzanul. Dirinya tidak habis pikir ada oknum-oknum yang ingin memainkan agenda sendiri dengan ideologinya yang ingin mendeskriditkan Gotong Royong sebagai ajaran komunisme.

 

“Mereka juga adalah musuh dalam selimut yang ingin menjatuhkan kebangsaan dan nasionalisme yang berdasar pada jati diri bangsa yaitu gotong-royong,” ujar M.Ichzanul.

 

Menurutnya, sejatinya pemerintah telah menunda pembahasan RUU HIP. Namun perlu juga disuarakan agar momentum tersebut tidak di manfaatkan oleh agenda ideologi-ideologi lainnya yang menjadikan Gotong Royong sama dengan ajaran komunisme.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini