Gandeng Pemkot Bandung, BIN Gelar Rapid Test Massal. Satu Orang Dinyatakan Reaktif

0
foto : Bewara Jabar

BANDUNG, PUTARAN.id – Badan Intelejen Negara (BIN) bekerjasama dengan Pemerintah Kota Bandung menggelar rapid test massal di Gedung Promosi Bandung, Jalan Cijerah, Kamis (25/6/2020).

Hadir saat pembukaan rapid test, Wali Kota Bandung, Oded M. Danial dan Staf Khusus Kepala BIN, Mayjen TNI Suyanto serta Anggota Komisi B DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi serta jajaran aparat terkait.

Staf Khusus Kepala BIN, Mayjen TNI (Purn) Suyanto mengatakan, pada kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini, BIN menyiapkan tenaga medis sebanyak 40 orang dibantu oleh anggota BIN Daerah (Binda) sebanyak 15 orang.

“Sebanyak 40 tenaga medis dan dokter dibantu oleh anggota Binda 15. Targetnya, setiap hari menguji 1.000 orang,” kata Suyanto seperti dilansir laman Humas Pemkot Bandung, Kamis (25/6/2020).

Dikatakan, pada hari pertama, hingga pukul 09.30 WIB, satu orang dinyatakan reaktif dan langsung dilanjutkan dengan swab test. “Nanti kita akan swab, begitu di-swab jika positif kita lanjutkan ke Dinkes dan gugus tugas,” tuturnya.

Sementara, Walikota Bandung Oded M. Danial mengatakan, kegiatan tersebut merupakan upaya Pemkota Bandung dan BIN memutus mata rantai virus corona.

“Tes ini akan berlangsung hingga Sabtu, 27 Juni 2020 mendatang. Targetnya sebanyak 3.000 orang mengikuti tes ini,” kata Oded.

Oded juga mengapresiasi kepada BIN yang telah menyelenggarakan rapid test secara massal di Kota Bandung. “Alhamdulilah di Kota Bandung dilaksanakan selama tiga hari. Pemkot Bandung mengapresiasi dan berterima kasih kepada jajaran BIN yang memiliki program ini,” tuturnya.

Dikatakan, berdasarkan laporan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung, penyebaran virus sedang berjalan landai. Kasus meninggal akibat virus corona di Kota Bandung berjumlah 40 orang.

“Sedangkan yang sembuh cukup banyak. Di tempat isolasi pun sudah pada pulang. Kami berharap dengan adanya rapid test seperti ini menjadi bagian kolaborasi menjadi sebuah semangat untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19,” pungkasnya.

loading...
Loading Facebook Comments ...