BST Kemensos Cair, Kepala Desa Minta Banprov Ditunda

0
Suasana pencairan BST Kemensos Tahap 3 di Desa Sumurgintung Kecamatan Pagaden Barat

SUBANG, PUTARAN.id – Sebanyak 2192 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kecamatan Pagaden Barat sebagai terdampak Covid 19  menerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementrian Sosial tahap 3, Jum’at (10/7/2020).

Ribuan KPM tersebut meliputi tiga Desa di Kecamatan Pagaden Barat, yaitu Desa Sumurgintung sebanyak 478 KPM, Cidahu 457 KPM dan Cidadap 1.257 KPM. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh kantor Pos Pagaden kepada KPM yang masing-masing menerima uang sebesar 600.000 rupiah.

“Alhamdulilah hari ini BST Kemensos tahap tiga sudah tersalurkan, sebelumnya kami juga sudah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa kepada 478 KPM sebagai terdampak Covid 19,” ujar Kepala Desa Sumurgintung, Aas Aswati kepada PUTARAN.id.

Terpisah, Kepala Desa Cidadap Kecamatan Pagaden Barat  Taswan  Sucipto meminta agar Bansos Provinsi (Banprov) tahap 2 untuk sementara ditunda terlebih dahulu sebelum ada sinkronisasi data yang diterima KPM tahap ke I dan tahap ke II.

“Karena untuk Bansos Provinsi tahap dua ini ada pengurangan penerima bantuan yang sebelumnya ketika tahap pertama sebanyak 453 KPM tapi untuk tahap dua ini hanya 18 KPM,” ujar Taswan.

Dikatakan, jika Bansos dari provinsi tetap dicairkan sekarang ini, pasti akan terjadi polemic ditengah-tengah masyarakat.

“Tentu ini akan menjadi boomerang bagi kami karena kami langsung berhadapan dengan masyarakat. Terutama bagi masyarakat yang tadinya mendapatkan bantuan Banprov ditahap pertama, tapi di tahap kedua tidak mendapatkan,” tandasnya.

Terkait adanya permasalahan tersebut pihaknya akan mendorong Apdesi Kabupaten Subang untuk mendesak dan meminta kejelasan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Subang.

“Apabila pak Bupati tidak bisa menyelesaikan permasalahan ini kami akan ke Bandung meminta  pertanggungjawaban kepada Gubernur Jawa Barat,” pungkasnya. (sep)

loading...
Loading Facebook Comments ...