Ciptakan Pendidikan Berkualitas, Guru SD di Pusakanagara Diberikan Bimbingan

0
Suasana Bimtek Kurtilas untuk para guru SD di Aula Pusakanagara Subang

SUBANG, PUTARAN.id – Sebanyak 50 Guru Sekolah Dasar (SD) mendapat Bingbingan Teknis (Bimtek) kurikulum 2013 (Kurtilas), di Aula PGRI Pusakanagara, Selasa (14/7/2020).

Bimtek tersebut dilakukan dengan sasaran jenjang sekolah dasar untuk guru kelas III sebanyak 25 orang dan guru kelas VI sebanyak 25 orang dari Koordinator Wilayah Pendidikan dan Kebudayaan (Korwildikbud) Kecamatan Pusakanagara dari tim teknis kurikulum Dinas Pendidikan Kebudayaan Kabupaten Subang.

Menurut Pengawas SD Korwildikbud Pusakanagara, Karwan, bahwa kegiatan Bimtek Kurtilas tersebut bertujuan untuk membekali para guru di sekolah dasar untuk kelas III dan guru kelas VI yang selama ini belum mendapatkan bingbingan teknis tentang Kurtilas.

“Sehingga dengan kegiatan ini di harapkan rekan-rekan guru kelas III dan VI SD ketika nanti ia memberikan pelajaran di sekolah masing masing tidak lagi bingung, tidak lagi canggung dan ragu, karena mereka sudah di beri pembekalan oleh tim teknis kurikulum kabupaten,” ujar Karwan kepada PUTARAN.id.

Namun disisi lain, kata Karwan, dengan kondisi pademik Covid-19 dimana Kabupaten Subang masih status zona kuning mempengaruhi perubahan sistem Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang biasanya tatap muka diganti dengan sistem daring.

“Jadi, karena kita masih zona kuning, tidak boleh belajar secar tatap muka dulu, apapun alasannya, karena pak Gubernur sudah memberikan edaran bahkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Subang hanya memberikan toleransi dua hari tatap muka dalam seminggu, itupun bagi siswa baru kelas I yang memang belum mengenal lingkungan sekolah,” jelasnya.

Berangkat dari hal itu, lanjut Karwan, untuk Korwil Pusakanagara sendiri, sesuai arahan pimpinannya (Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Subang) hanya memberlakukan metode pembelajaran daring dan luring.

“Jadi tinggal dikombinasikan saja, ada tatap muka (luring) dan berbasis online (daring). Termasuk mematuhi protokol kesehatan tetap kita berlakukan disetiap sekolah. Itulah salah satu output dari kegiatan ini bisa memberikan bimbingan kepada para guru SD agar pendidikan kita semakin berkualitas,” pungkasnya. (sep)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini