4 Fakta Kasus Pembunuhan Terhadap Anjani Bee, Wanita Cantik Bertato Asal Subang

0
Intan Marwah Sofiyah (Anjani Bee) / Facebook

BANDUNG, PUTARAN.id – Kasus pembunuhan terhadap wanita cantik bertato asal Subang Jawa Barat, Intan Marwah Sofiyah alias Anjani Bee mulai mendekati titik terang.

Hingga saat ini, jajaran Kepolisian Resort Cimahi masih melakukan penyelidikan terkait siapa dalang pembunuhan pembunuhan terhadap janda 21 tahun itu. Polisi menduga, pembunuhan terhadap Anjani Bee dilakukan lebih dari satu pelaku. Selain itu, pelaku pembunuhan memiliki rencana yang matang dan terorganisir sehingga jejak pelaku sulit dilacak.

Berikut 4 Fakta Kasus Pembunuhan Terhadap Anjani Bee, Wanita Cantik Bertato Asal Subang sebagaimana dilansir dari berbagai sumber:

1. Polisi sudah periksa 120 saksi

Kepolisian Resort Cimahi sudah memanggil sebanyak 120 orang saksi. Kendati demikian, polisi masih belum bisa menentukan siapa pelaku. Para saksi yang diperiksa itu termasuk pacar dan keluarga Anjani.

“Hampir 120 orang kita periksa tapi belum ada yang mengerucut. Kita coba patahkan semua alibi mereka, tapi masih juga belum jelas. Teman dekat, pacar, dan keluarganya sudah kita periksa semua,” kata Kapolres Cimahi Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) M Yoris Maulana Yusuf Marzuki, Rabu (22/7/2020).

2. Anjani Bee punya hubungan dengan Napi

Berdasarkan keterangan yang didapatkan dari pemeriksaan bahwa Anjani Bee sempat memiliki hubungan dekat dengan salah seorang narapidana. Dari keterangan itu, polisi langsung melakukan tindak lanjut. Ternyata orang yang dimaksud ternyata saat ini masih mendekam di dalam lapas.

“Kita langsung kejar yang bersangkutan, tapi dia juga tidak terlalu berkaitan dengan kasus tersebut, apalagi posisinya dia masih di dalam lapas,” jelasnya.

3. Sempat bertemu pria sehari sebelum jasadnya ditemukan

Informasi lain yang dimiliki, Anjani sempat bertemu seorang pria sehari sebelum jasadnya ditemukan di Jalan Raya Lembang, Bandung Barat. Anjani diduga menemui pria itu di sebuah hotel. Untuk menemuinya, Anjani menggunakan jasa ojek online untuk mengantarnya menuju pria misterius tersebut.

Dari informasi itu, polisi langsung memeriksa tamu hotel yang masuk pada hari itu. Namun, hasil dari pemeriksaan, tidak ada yang mengarah pada pelaku atau orang yang dicurigai sebagai pelaku.

“Kemungkinan hotel itu hanya tempat janjian, itu pun sebetulnya tidak tepat di depan hotel, ada jarak beberapa puluh meter lagi. Tapi info sekecil apapun langsung kita tindaklanjuti untuk mengungkap kasus ini,” ujar Yoris.

4. Pelaku pembunuhan lebih dari satu orang

Sudah empat bulan lamanya kasus ini belum juga selesai. Yoris menduga, pelaku merupakan komplotan yang memiliki peran berbeda-beda dalam melakukan aksi pembunuhan. Artinya, pelaku lebih dari satu orang dan pembunuhan dilakukan dengan rencana yang matang dan terorganisir.

“Kami menduga pelaku lebih dari satu orang dan ini terorganisir. Ada beberapa peran yang berbeda dari para pelaku, mulai dari yang mengeksekusi sampai yang membuang korban. Tapi kami terus lakukan upaya untuk mengungkap kasus ini,” tandasnya.

Seperti diberitakan, Anjani Bee ditemukan sudah tidak bernyawa di saluran selokan di Jalan Raya Lembang, Kabupaten Bandung Barat tiga bulan yang lalu, tepatnya di hari Kamis (5/3/2020). Jasad perempuan belia itu d]ketahui memiliki nama lengkap Intan Marwah Sofiyah alias Anjani Bee asal Kampung Kraja, Desa Karanghegar, Kecamatan Pabuaran Kabupaten Subang. (IDN Times / Radar Bandung)

loading...
Loading Facebook Comments ...