Perumda Tirta Rangga Subang Serahkan Bantuan Sembako di Pusakanagara

0
Kepala Cabang Perumda Tirta Rangga Pusakanagara, Taufik Efendi (kiri) saat menyerahkan bantuan sembako
SUBANG, PUTARAN.id – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Rangga Subang bekerjasama dengan Pemerintah Desa Gempol Kecamatan Pusakanagara membagikan sembako kepada 150 Kepala keluarga (KK) di Aula Desa Gempol, Jumat (24/7/2020).
Jajaran Tenaga Penggerak Desa (TPD) Gempol saat menyerahkan bantuan hasil dari gerakan sapapait samamanis
Bantuan sembako tersebut diberikan oleh Kepala Cabang Perumda Tirta Rangga Pusakanagara, Taufik Efendi dan jajaran pemerintah desa setempat. Sasaran penerimanya diberikan kepada 150 Kepala Keluarga (KK) yang belum tercover dari sembilan pintu bantuan sosial dari pemerintah terdampak Covid-19. Dalam bantuan tersebut, masing-masing KK mendapat 5 liter beras, 1 Kg minyak sayur, 5 bungkus mie instan, 1/2 Kg gula pasir dan satu pak teh celup.
“Mudah-mudahan dengan bantuan sembako ini bisa bermanfa’at minimal bisa membantu masyarakat yang selama ini belum tercover oleh bantuan BLT DD, BST Kemensos, Bansos kabupaten maupun bansos provinsi atau bantuan dari Kementrian Pertanian,” kata Kepala Desa Gempol, Mayo Sumaryo, kepada PUTARAN.id.
Dikatakan, bantuan sembako tersebut, selain dari Perumda Tirta Rangga Kabupaten Subang juga didapatkan dari hasil sumbangan masyarakat lewat program sapapait samamanis yang di kumpulkan oleh kader posyandu bersam ketua tim penggerak PKK.
“Sedikit banyaknya bantuan ini mudah-mudahan bisa meringankan beban masyarakat yang menjadi terdampak Covid 19 dan saya imbau agar masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan ditengah pandemi ini,” jelasnya.
Sementara, Tenaga Penggerak Desa (TPD) Gempol, Ertisa mengapresiasi atas apa yang didedikasikan oleh Perumda Tirta Rangga Subang yang telah memberikan bantuan sembako kepada masyarakat di Desa Gempol.
“Bantuan sembako dari Perumda Tirta Rangga Subang disalurkan kepada 100 KK, ditambah dari hasil sumbangan masyarakat program sapapait samamanis sebanyak 50 KK,” kata Ertisa.
Ia juga berharap jika dengan gerakan sapapait samamanis ini bisa mendorong motivasi masyarakat tingkat menengah keatas dan dianggap mampu untuk menjadi donatur tetap.
“Sehingga nantinya masyarakat yang ekonominya kurang mampu bisa terbantu dari program sapapait samamanis ini,” pungkasnya. (dem)
loading...
Loading Facebook Comments ...