Pilkada Kabupaten Bandung, PMII: Kami Independen

0
Ketua PC PMII Kabupaten Bandung, Apriliana Eka Dani

BANDUNG,PUTARAN.id – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Bandung menyatakan sikap independensinya menjelang perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020.

Sikap tersebut disampaikan menyusul adanya informasi yang berkembang bahwa PMII terlibat dalam dukung mendukung terhadap salah satu pasangan calon (Paslon) kepala daerah di Kabupaten Bandung.

“Kemarin-kemarin kami kaget karena tiba-tiba PMII dilibatkan dalam dukung-mendukung salah satu Paslon. Saya tegaskan itu semua bohong, hoax itu,” ujar Ketua PC PMII Kabupaten Bandung, Apriliana Eka Dani kepada PUTARAN.id, Sabtu (15/2020).

Pria yang akrab disapa April itu juga sangat menyayangkan kepada pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab karena telah membawa PMII kedalam ranah dukungan Paslon Pilkada.

“Kami beserta sahabat-sahabat di PMII tetap patuh kepada aturan organisasi yang berlaku. Tidak terlibat langsung kepada politik praktis. Lagi-lagi kami sampaikan, keterlibatan langsung kami hanya kepada pengawasan dan pengawalan dan keberpihakan kami hanya kepada rakyat yang dilemahkan,” cetusnya.

Dikatakan, pihaknya akan senantiasa mengawal jalannya Pilkada sesuai dengan aturan main yang berlaku dan mendukung kepada jalannya pesta demokrasi yang sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

“Apabila nanti pada prosesnya banyak terjadi kejanggalan, kami tidak segan-segan untuk memberikan kritik transformatif kepada pemerintah supaya proses demokrasi kembali lagi pada orbitnya,” imbuhnya.

April berharap kepada semua pihak yang terlibat dalam pilkada Kabupaten Bandung tahun ini bisa menjalankan tugas, pokok, dan fungsinya dengan baik. Terutama dalam menghadapi Pandemi Covid-19.

“Pilkada tahun ini sangat berbeda dengan pilkada-pilkada sebelumnya. Pilkada tahun ini kita masih dihadapkan dengan wabah Covid-19. Protokol kesehatan harus sangat diperhatikan dan dikedepankan. Jangan sampai pilkada ini menjadi boomerang yang akan menambah angka pencemarannya,” lanjutnya.

Selain itu, pihaknya juga berharap Pilkada bisa menjadi sebuah refleksi dan solusi atas semua permasalahan-permasalahan yang ada di Kabupaten Bandung. Terutama masalah ketimpangan sosial di masyarakat seperti halnya kemiskinan, alih fungsi lahan yang menyebabkan banjir dan kekeringan masih menjadi mimpi buruk masyarakat Kabupaten Bandung.

“Masalah lingkungan harus sangat diperhatikan oleh siapapun nanti calon yang terpilih. Jargon-jargon bela rakyat kecil jangan hanya dijadikan sebagai buaian manis saja pada masa kampanye. Harus direalisasikan juga dong. Tentunya PMII akan menagih janji-janji calon yang terpilih nanti,” pungkasnya. (ian)

loading...
Loading Facebook Comments ...