Penuhi Kebutuhan Air Bersih, Perumda Tirtarangga Subang Bangun Pipa ke Pelabuhan Patimban

0
Direktur Utama Perumda Tirtarangga Subang, H. Suryana

SUBANG,PUTARAN.id – Perusahaan Daearah (Perumda) Tirtarangga Subang terus berupaya untuk mempersiapkan pemenuhan kebutuhan air bersih ditengah megaproyek Pelabuhan Patimban. Rencananya, Perumda Tirtarangga akan membangun pemasangan saluran pipa baru disana.

Direktur Utama Perumda Tirtarangga Subang, Suryana mengatakan, rencana pemasangan pipa yang melibatkan pihak ketiga tersebut akan dimulai dari Desa Rancasari Kecamatan Pamanukan menuju pelabuhan Patimban yang panjang saluran pipanya kurang lebih mencapai 10 km.

“Kita menggandeng pihak ketiga karena kami tidak memiliki modal yang cukup. Karena pemasangan pipa di Patimban ini pasti membutuhkan modal yang cukup besar. Rencananya, kerjasama dengan pemodal ini berasal dari Jakarta yaitu salah satu Perusahaan yang dipercaya dan di tunjuk oleh Pemerintah selaku pengelola Pelabuhan Patimban,” ujar Suryana kepada Wartawan, Rabu (16/9/2020).

Dikatakan, dalam pemasangan pipa di Pelabuhan Patimban tersebut tidak sampai kedalam lokasi pelabuhan dan dilakukan hanya sampai ke bibir pantai pelabuhan saja. “Karena untuk pengelolaan kedalam lokasi pelabuhan itu dikelola langsung oleh pihak perusahaan dari jepang,” ucapnya.

Didalam pelaksanaan pembangunan pemasangan pipa baru tersebut rencananya akan mengambil Sumber airnya dari Tarum Timur di tampung di Rancasari Pamanukan dan di olah menjadi Air beraih Air Minum.

“Rencana pembangunan Saluran PDAM yang baru ini telah dulaksanakan tahapan – tahapan administrasi pertama di buat kesepakatan atau kesepahaman penandatanganan MoU dengan pihak ketiga Perusahaan dari Jakarta sudah ditandatangani,” ungkapnya.

Lebih lanjut Suryana mengatakan, pembuatan pra FS sudah sekarang mengijak FS atau sudah final PDAM sendiri sedang meminta pendampingan ke pihak kejaksaan Negeri Subang melalui Kasi Datun selaku Jaksa sekaligus pengacara Negara.

“Tentunya kita meminta arahan dan petunjuk dari pihak terkait harus bagaimana, karena ditakutkan ada masalah di kemudian hari,” jelas Suryana.

Dikatakan Suryana, saat ini pihaknya masih membahas tentang penghitungan modal yang dibutuhkan dan berapa lama untuk pengembalian modal kepada pihak ketiga dalam pembangunan pipa tersebut.

“Mudah-mudahan dalam dalam pembahasan ini menghasilkan kesepahaman dan kesepakatan bersama sehingga pelaksanaan Pembangunannya dapat di mulai bulan Januari 2021 mendatang,” pungkasnya. (dem)

loading...
Loading Facebook Comments ...