Sikapi Tindakan Represif Oknum Polisi, Poros Mahasiswa Pemuda Geruduk Polda Jabar

0
Massa Aksi Aliansi Poros Mahasiswa Pemuda

BANDUNG,PUTARAN.id,- Menyikapi tindakan represif yang dilakukan oleh oknum Polisi pada akhir-akhir ini yang terjadi di Kota Bandung dan daerah di Jawa Barat, Aliansi Poros Mahasiswa Pemuda geruduk Markas Polisi Daerah (Mapolda) Jawa Barat, Kamis (22/10/2020).

Rizky Fauza salahsatu orator aksi menyebutkan bahwasanya pada beberapa waktu lalu massa aksi demo penolakan Omnibus Law Undang-undang (UU) Cipta Kerja mendapatkan tindakan yang tidak sepantasnya diterima oleh massa aksi, yaitu tindakan represif. Bahkan tindakan brutal dan penangkapan semena-mena dari aparat kepolisian.

“Sudah banyak terbukti banyak foto dan video yang beredar di media sosial yang menayangkan mulai dari tindakan penangkapan, pemukulan, dan pengeroyokan aparat kepolisian terhadap massa aksi,” tandas Rizky dalam orasinya.

Rizky juga menyebutkan tindakan brutal para oknum Polisi yang telah merusak salahsatu fasilitas universitas yang ada di Kota Bandung. Ia menyebutnya tindakan semacam itu telah menciderai simbol ilmu pengetahuan dan kebebasan akademik yang seharusnya tidak bisa di intervensi oleh siapapun, apalagi diserang oleh pihak kepolisian dengan dalih keamanan.

“Oleh karena itu, kami Aliansi Poros Mahasiswa Pemuda menuntut kepada Kapolda Jabar untuk mundur dari jabatannya sebagai bentuk pertanggung jawaban atas tindakan represif yang dilakukan oleh pihak kepolisian,” tandas Rizky.

Massa aksi yang berjumlah puluhan orang itu juga menuntut Kapolda Jabar untuk menangkap dan mengadili aparat kepolisian yang bertindak represif, menuntut aparat kepolisian untuk menghentikan tindakan represif dan brutal selama demonstrasi, menuntut Mapolda Jabar untuk membebaskan massa aksi yang ditangkap semena-mena oleh aparat kepolisian.

“Kami juga menyerukan dan mengajak kepada seluruh Mahasiswa Indonesia dan kawan-kawan seperjuangan untuk kembali berkonsolidasi, serta melanjutkan perjuangan dan perlawanan terhadap kekuasaan yang semakin hari semakin menyengsarakan Rakyat,” lanjut Rizky.

“Kepada seluruh Mahasiswa dan kawan-kawan untuk tidak takut dalam menyuarakan penolakan dan kritik selama tidak menyalahi Pancasila dan UUD 1945,” tutup Rizky dalam orasinya. (Ryan Sevian)

loading...
Loading Facebook Comments ...