Puluhan Peserta Diklatsar Banser Subang Diba’iat

0
Suasana pembai'atan puluhan anggota Banser Subang

SUBANG,PUTARAN.id – Sebanyak 85 peserta Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kabupaten Subang dinyatakan lulus menjadi anggota Banser Kabupaten Subang, Minggu (1/11/2020).

Peserta dinyatakan lulus setelah mengikuti beberapa tahapan Diklatsar yang diselenggarakan oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Cipunagara pada 29 Oktober hingga 1 November 2020 di Pondok Pesantren Bustanul Hikam, Desa Sidamulya, Kecamatan Cipunagara, Kabupaten Subang.

Menurut Komandan Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Banser Subang, bahwa tujuan diadakannya Diklatsar Banser ini merupakan fase awal sebagai syarat menjadi anggota Banser dengan dilakukan pembinaan penguatan organisasi dan membentuk militansi anggota.

“Tujuan diadakannya Diklatsar Banser ini jelas untuk penguatan organisasi Banser yang siap berkhidmat untuk menjaga Ulama dan NKRI,” kata Nasihul kepada PUTARAN.id, usai pembai’atan anggota. 

Hal senada juga disampaikan Ketua PC GP Ansor Kabupaten Subang, Asep Alamsyah Heridinata. Dirinya mengapresiasi atas telah diaelenggarakannya agenda Diklatsar Banser yang berjalan sesuai rencana dan tidak ada halangan apapun selama empat hari tersebut. 

“Selamat kepada sahabat-sahabat yang telah resmi menjadi anggota Banser. Semoga dengan menjadi anggota Banser ini, bisa bermanfaat untuk masyarakat,” ujar Asep. 

Dikatakan, setelah dinyatakan resmi menjadi anggota Banser, dirinya meminta kepada anggota Banser agar bisa mengisi ruang-ruang pengkhidmatan sosial dan budaya ditengah masyarakat. 

“Dan juga bisa jihad melawan hoax di Sosial Media, bisa mencerahkan dan menggerakan masyarakat dilingkungan masing-masing dengan sikap sopan santun dan mengedepankan akhlakul karimah,”  kata Asep. 

Sebelum dibaiat, peserta dibekali dengan pengisian ilmu bathin atau hikmah yang ijazahi langsung oleh KH. Luthfi Al-Maghriby, pengasuh Pondok PesantrenAl-Falah Kalijati Subang.

Pada sesi terakhir, dilakukan pemandian air bunga yang diiringi dengan isak tangis haru ketika selanjutnya peserta mencium bendera Merah Putih, Bendera Nahdlatul Ulama, dan bendera Ansor Banser. Sementara pembaiatan langsung dipimpin oleh pengasuh Pondok Pesantren Bustanul Hikam, KH. Abi Asro. (ian)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini