Proyek Perbaikan Jalan di Cikaum Dianggap Asal-asalan

0
Proses perbaikan jalan di Desa Cikaum Barat

SUBANG, PUTARAN.id- Proyek kontraktor perbaikan jalan di Desa Cikaum Barat, Kecamatan Cikaum, Kabupaten Subang, yang dilaksanakan oleh CV. Putra Mandiri Sakti, diduga dalam pelaksanaan kegiatan kerjanya asal-asalan.

Salah satu warganya menyebutkan contohnya, bahwa dalam pekerjaan laveling lapisan penetrasi bawah hanya memakai batu urug.

“Atras berkualitas rendah, dan kualitas jalan hotmix yang diperbaiki kondisinya masih bagus, lapisan penetrasi atas gak nampak batu agregat bescouse untuk menutup badan jalan,” kata Tito, menjelaskan kepada PUTARAN.id, Sabtu (13/12/2020).

BACA JUGA:

Selain mengeluhkan pekerjaan yang dianggap asal-asalan itu, pihaknya akan melaporkan ke pihak berwenang terkait adanya dugaan pelanggaran teknis pekerjaan di luar Rancangan Anggaran Biaya (RAB).

“Unsur pelanggaran lainnya yang di lakukan kontraktor, tidak mematuhi aturan protokol kesehatan prakerja dengan tidak dilengkapi dengan APD. Ini jelas bisa dituntut dan didiskualifikasi kedepannya oleh Dinas PUPR Kabupaten Subang, untuk memutuskan kontrak kerja kepada pihak kontraktor bersangkutan,” Tegas Tito yang juga sebagai Ketua LSM Perintis Kabupaten Subang.

Ketua LSM Gerak Subang, Amat Suhenda, juga mempersoalkan pekerjaan proyek kontraktor yang diduga asal-asalan tersebut.

“Sangat disayangkan, jalan yang masih layak dan kondisinya masih bagus dilakukan perbaikan. Sedangkan jalan yang kondisinya sudah parah dibiarkan, semakin parah.

BACA JUGA:

Amat menyebutkan bahwa pihak provinsi tidak mungkin melakukan perbaikan jalan tersebut kalau tidak ada usulan dari pihak intansi terkait.

“Pasti, sebelum pelaksanaan kegiatan jalan tersebut, kan, disurvei dulu oleh Dinas PUPR layak dan tidaknya diperbaiki. Kalau masih layak, ya, dipindahkan ke yang harusnya diperbaiki, tutup Amat.

Menurut data yang berhasil tim PUTARAN.id terima, proyek kontraktor perbaikan jalan ini menggelontorkan dana Rp. 478.932.842.30,00, yang bersumber dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi.

Sampai berita ini dikeluarkan, pihak proyek kontraktor dari CV. Putra Mandiri Sakti, masih belum mau memberikan keterangannya kepada tim PUTARAN.id.

 

(Asp/Ryn)

loading...
Loading Facebook Comments ...