Amerika Memanas, Pendukung Trump Serbu Gedung Capitol Hill

0
Ratusan Pengunjuk Rasa pendukung Donald Trump saat menduduki Gedung Capitol Hill yang menjadi tempat keberlangsungan Kongres (sumber: BBC News)

PUTARAN.id – Ratusan Pengunjuk Rasa pendukung Donald Trump menyerbu Gedung Capitol Hill yang menjadi tempat keberlangsungan Kongres, Rabu (6/1) kemarin.

Setelah sekian lama berkumpul di depan Gedung, Pengunjuk Rasa akhirnya berhasil menduduki Capitol Hill. Mereka memaksa para anggota Dewan Perwakilan Rakyat dan para Senator untuk menghentikan rapat pengesahan presiden terpilih, Joe Biden.

Bagi aparat kepolisian, setidaknya butuh waktu empat jam untuk kembali mensterilkan Gedung dari amukan Pengunjuk Rasa yang menduduki Gedung.

Dilansir dari BBC News, Kamis (7/1/20), Trump sedari awal telah menolak hasil Kongres yang memenangkan Joe Biden Sebagai Presiden Amerika Serikat. Trump menganggap Kongres tersebut penuh dengan kecurangan. Oleh sebab itu, Trump memberikan dukungan terhadap penyerbuan Gedung Capitol ini.

“Sekarang terserah Kongres untuk menghadapi serangan mengerikan demokrasi kita. Dan setelah ini kita akan turun dan aku akan berada di sana bersama mereka. Akan berjalan ke Capitol dan kita akan memuji para senator kita yang pemberani, anggota kongres pria dan wanita kita,” ujar Trump

Selama pendudukan berlangsung, Presiden terpilih Joe Biden langsung tampil ke hadapan publik melalui televisi nasional untuk memberikan peringatan dan pernyataan bahwa demokrasi Amerika Serikat dibawah ambang bahaya yang tidak pernah terjadi sebelumnya.

“Saya menyerukan Presiden Trump untuk tampil di televisi nasional sekarang. Untuk memenuhi sumpahnya, membela konstitusi serta mencabut tuntutannya,” kata Joe Biden.

“Kemudian pengepungan ini, menyerbu gedung Capitol, memecahkan jendela, menempati kantor di Gedung Senat Amerika Serikat, mengobrak-abrik meja Capitol, rumah yang menjadi representasi, mengancam keselamatan pejabat yang terpilih. Ini bukan protes, ini pemberontakan!,” tegas Joe Biden.

Atas pernyataan Joe Biden itu, tidak lama kemudian Donald Trump langsung menanggapinya. Donald Trump akan meminta kepada para pendukungnya untuk mundur.

“Ini adalah pemilihan yang curang, tapi kita tidak bisa bermain dengan tangan orang-orang ini. Kita harus memiliki kedamaian. Jadi pulanglah, kami mencintaimu. Kalian sangat spesial,” ungkap Trump saat menenangkan pengunjuk rasa.

(May/Ryn)

loading...
Loading Facebook Comments ...