3 Pesan Syekh Ali Jaber Sebelum Wafat

0
Syaikh Ali Jaber

LOMBOK,PUTARAN.id – Putra Sulung Syekh Ali Jaber, Al Hasan Ali Jaber mengungkap tiga pesan sang ayah sebelum tutup usia.

Ia mengatakan, semasa hidup sang ayah selalu berpesan agar selalu menjaga dan tidak meninggalkan shalat.

“Pesannya dari dulu selalu jaga shalat, jaga shalat, jaga shalat, jangan tinggalkan salat karena shalat itu tiang Agama,” ucap Al Hasan Ali Jaber sebagaimana dilansir dari laman pojoksatu kemarin.

Selain itu, lanjut Al Hasan, Syekh Ali Jaber juga berpesan kepadanya agar selalu menjaga keluarga.

“Jangan lupa jaga ibu dan keluarga,” ucap Al Hasan menirukan pesan Syekh Ali Jaber .

BACA JUGA:
Innalillahi, Syaikh Ali Jaber Wafat Pagi ini Jam 08.30 WIB

Syaikh Ali Jaber Wafat dalam Kondisi Negatif Covid-19

Menurutnya, Syeikh Ali Jaber tidak pernah meminta dirinya untuk meneruskan pekerjaan almarhum sebagai seorang pendakwah.

Karena pesan almarhum kepada dirinya untuk tetap selalu menjaga dan tidak meninggalkan shalat.

“Belum ada, cuma yang selalu beliau pesan itu jaga shalat, karena InsyaAllah kalau salat lancar maka hidup akan dipermudah. Terus jangan lupa mengkhatamkan Al-Qur’an,” ucap Al Hasan.

Al Hasan mengatakan dirinya dan keluarga sudah mengikhlaskan kepergian Syeikh Ali Jaber.

Al Hasan mengaku tidak memiliki firasat apapun terkait meninggalnya sang ayah. “Kalau firasat tidak ada sama sekali,” terangnya.

Sebelum kembali ke Lombok pada Senin (11/1/2021) lalu, dirinya lama berada di Jakarta untuk memantau kondisi Syeikh Ali Jaber selama dalam perawatan di rumah sakit.

“Karena kondisinya beliau terus membaik, saya akhirnya memutuskan pulang. Tapi pada Kamis (14/1/2021) pagi kami dikabarkan bahwa kondisi Syeikh Ali Jaber terus menurun, oksigen turun dan panasnya naik. Tapi meninggalnya Syeikh Ali Jaber dalam kondisi negatif Covid-19,” jelasnya.

Terkait pemakaman Syeikh Ali Jaber, Al Hasan sepenuhnya menyerahkan yang terbaik, meski semasa hidup sang ulama pernah berpesan ingin dimakamkan di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

“Kalau bisa dimakamkan di Lombok, kami akan usahakan. Tetapi kalau ada halangan dan sesuatu lain hal kita mencari jalan terbaik, informasi terakhir dimakamkan di Jakarta atau Tangerang,” ujarnya.

Meski demikian, diakuinya pihak keluarga memang berharap agar bisa dimakamkan di Lombok, karena keluarga besar Syeikh Ali Jaber semua ada di Lombok.

“Semua kami lagi berduka, insya Allah almarhum ditempatkan di sisi yang terbaik oleh Allat SWT. Sekarang kami dan keluarga sore ini mau berangkat ke Jakarta, bersama ibu dan keluarga besar,” katanya. (pojoksatu.id)

loading...
Loading Facebook Comments ...