Kota Bandung Punya Perda Kawasan Tanpa Rokok, Simak Penjelasannya

0
Gambar ilustrasi (foto: Net)

BANDUNG, PUTARAN.id – Kota Bandung mempunyai Peraturan Daerah (Perda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Hal itu disahkan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung terkait Pengambilan Keputusan terhadap Raperda Kota Bandung tentang KTR dan P4GNPN di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung, Jumat (30/4/2021) kemarin.

Selain KTR, disahkan juga dalam Rapat Paripurna Raperda tentang Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GNPN).

BACA JUGA: Oded Tak Ingin Kota Bandung Seperti India

Berdasarkan keputusan bersama anggota DPRD Kota Bandung, Raperda tentang KTR menjadi pembahasan Panitia Khusus (Pansus) 9. Sementara Raperda tentang P4GNPN menjadi pembahasan Pansus 11.

Wali Kota Bandung Oded M Danial dalam Rapat Paripurna tersebut menyampaikan bahwa kedua Raperda tersebut berasal dari Lembaran Kota (LK) Tahun 2020 Nomor 10 dan Nomor 12.

BACA JUGA: Pemkot Bandung Siapkan Cek Poin Selama Lebaran, Berikut Penjelasannya

“Kami ucapkan terima kasih dan berikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota Dewan yang terhormat telah melaksanakan pembahasan bersama atas dua buah Raperda yang hari ini mendapat persetujuan bersama,” kata Oded.

Menurut Oded, Raperda Kota Bandung tentang KTR bertujuan memberikan perlindungan terhadap perokok pasif dan bagi orang yang tidak merokok karena terganggu akibat asap rokok.

BACA JUGA: Nekat Mudik, Akan Ada Sanksi Bagi ASN Kota Bandung

“Namun tidak melarang setiap orang untuk merokok, tapi memberikan batasan atau ruang di mana setiap orang itu dapat merokok. Insyaallah sangat proporsional, tidak melarang kepada yang masih belum bisa berhenti merokok, tapi kita juga melindungi orang yang menjadi perokok pasif,” imbuhnya.

Sementara untuk Perda Kota Bandung terkait P4GNPN, Oded menjelaskan bahwa narkoba merupakan sebuah ancaman terdepan dan berbahaya bagi generasi muda. Serta dengan bersama-sama memerangi narkoba agar permasalahannya dapat terkendali.

BACA JUGA: Kang Yana Harapkan Tim Sepak Bola Kota Bandung Raih Emas di Porda 2022

“Oleh karena itu, saya berharap mudah-mudahan dengan adanya Raperda atau Perda yang akan kita sepakati ini bisa membantu untuk terus menjaga, khususnya generasi muda ke depan tidak terjebak,” sebutnya.

“Mari bersama-sama berkolaborasi antara eksekutif dan legislatif. Saya juga akan sampaikan Perda ini kepada para tokoh, terutama tokoh agama untuk menyosialisasikan Perda ini nanti dengan turunan Perwalnya barangkali,” tandas Oded.

BACA JUGA: Vaksinasi Covid-19 Bagi Lansia di Kota Bandung Butuh Penanganan Khusus

Sementara Ketua DPRD Kota Bandung Tedy Rusmawan dalam hal ini menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih nya kepada semua pihak yang terlibat dalam pengesahan kedua Perda tersebut.

“Kepada Pansus 9 dan Pansus 11 yang telah melaksanakan tugasnya, dan segenap jajaran Perangkat Daerah di lingkungan Pemkot Bandung, juga BNN Kota Bandung yang telah melakukan pembahasan kami sampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya disertai ucapan terima kasih,” tandasnya. (ryn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini