Sampah Numpuk di Sisi Jalur Pantura Subang, Pengguna Jalan Merasa Risih

Tumpukan sampah yang berada di sisi jalan raya nasional Pantura Subang di Desa Mandalawangi Kecamatan Sukasari (foto: Desusanto/PUTARAN.id)

SUBANG, PUTARAN.id – Para pengguna jalan raya jalur nasional Pantai Utara (Pantura) merasa risih dan tidak nyaman karena tumpukan sampah yang berada di sisi jalur.

Tumpukan sampah yang berada di jalur Pantura Subang Desa Mandalawangi Kecamatan Sukasari tersebut beterbangan ke tengah jalan raya dan menghasilkan bau tak sedap.

BACA JUGA: Waduh, Lahan Sawah di Kawasan Subang ini Tidak Bisa Ditanami Selama 6 Tahun

Sukanda, pengguna jalan raya dari Indramayu menuju arah Jakarta, menyebut dirinya sebagai pengguna jalan raya merasa risih dan tidak nyaman karena tumpukan sampah tersebut.

“Kurang enak aja melihatnya, karena ini jalur utama (Pantura),” sebut Sukanda kepada PUTARAN.id, Selasa 11 Januari 2022.

“Sebaiknya ada kerjasama antara pemerintah setempat (desa) dengan Dinas Lingkungan Hidup, mungkin atau Dinas Kebersihan atau dengan pemerintah pusat. Karena ini kan jalan nasional. Lebih hebat lagi jika desa bisa mengelola sampah itu sendiri, karena desa sekarang sudah otonom,” imbuhnya.

BACA JUGA: Beberapa Wilayah Subang Utara Mati Lampu 20 Jam, Ini Penyebabnya

Hal senada disampaikan juga oleh Eni dari warga setempat. Dirinya selaku warga setempat yang setiap hari melintasi jalan tersebut merasa risih dengan adanya tumpukan sampah tersebut.

“Mana sampahnya beterbangan ke jalan dan ke sawah. Setiap sore padahal saya bakar sampah itu, tapi tetap saja masyarakat, bahkan pengguna jalan yang tidak sadar kebersihan membuang sampah seenaknya di situ,” kata Eni kepada PUTARAN.id Selasa 11 Januari 2022.

BACA JUGA: Diduga Tegangan Arus Pendek Listrik, Satu Rumah Warga Subang Jadi Korban Si Jago Merah

Eni menyebut faktor utama mengapa sampah-sampah tersebut bisa menumpuk dan menghasilkan bau tak sedap. Menurutnya, sampai saat ini pemerintahan terkait tidak menyediakan tempat pembuangan sampah (TPS) yang layak.

“Jadi warga pada buang sampahnya kesini,” tegas Eni.

“Selain itu, saya juga sering menegur sopir atau pengguna jalan yang membuang sampah ke tempat ini,” timpalnya.

BACA JUGA: Masa Pancaroba Warga Kota Bandung Diminta Waspada, Ada Apa?

Terakhir, Eni berharap kepada pemerintah setempat agar sedianya dibuatkan tempat sampah yang layak, sehingga masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan.

“Dulunya gak sebanyak ini, tapi dibiarkan dan tidak ada teguran dari pemerintah desa atau kecamatan, sehingga sampah tambah banyak kaya gini,” jelas Eni.

“Kami berharap kepada Kades Desa Mandalawangi, adanya perubahan dan penanganan terkait sampah. Kalau bisa ada tempat pembuangan sampah untuk desa kita, sehingga masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan,” tandasnya. (Desusanto)