BANK MUSTAQIM ACEH SALURKAN RP100 JUTA UNTUK PEMBANGUNAN MASJID KORBAN BANJIR DI ATU SINGKIH

PUTARAN.ID | ACEH TENGAH — Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir di Aceh kembali diwujudkan melalui aksi nyata. Bank Mustaqim Aceh menyalurkan bantuan sosial sebesar Rp100 juta untuk mendukung pembangunan masjid di Gampong Atu Singkih, Kabupaten Aceh Tengah, sebagai bagian dari upaya membantu pemulihan sarana ibadah sekaligus membangkitkan kembali kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat pascabencana.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Utama Bank Mustaqim Aceh, Raisul Mukhlis, kepada Ketua Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia (PW DMI) Provinsi Aceh, Tgk. H. Fakhruddin Lahmuddin, S.Ag., M.Pd.

Penyaluran bantuan ini menjadi bentuk solidaritas dan tanggung jawab sosial dunia perbankan terhadap masyarakat yang sedang berjuang memulihkan kehidupan setelah diterpa bencana. Dukungan tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pembangunan kembali masjid yang memiliki kedudukan penting dalam kehidupan masyarakat Gampong Atu Singkih.

Penyerahan bantuan turut disaksikan jajaran pimpinan dan manajemen Bank Mustaqim Aceh, yakni Komisaris Utama Azhari Hasan, Komisaris Independen Zulkarnaini, Direktur Operasional Syahrul Effendy, serta sejumlah kepala divisi di lingkungan Bank Mustaqim Aceh.

Kehadiran jajaran manajemen dalam kegiatan tersebut mencerminkan komitmen bersama untuk memastikan kepedulian sosial perusahaan tidak sekadar menjadi program formalitas, tetapi diwujudkan melalui kontribusi konkret yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Bantuan senilai Rp100 juta itu diharapkan dapat menunjang kebutuhan pembangunan masjid di Gampong Atu Singkih. Lebih dari sekadar bangunan fisik, keberadaan masjid merupakan bagian penting dari denyut kehidupan masyarakat, mulai dari tempat menunaikan ibadah, pusat pembinaan keagamaan, sarana pendidikan Islam, hingga ruang mempererat ukhuwah dan kebersamaan warga.

Bagi masyarakat yang terdampak bencana, pemulihan fasilitas ibadah juga memiliki makna tersendiri. Kehadiran kembali rumah ibadah yang layak diharapkan mampu menghadirkan ketenangan, memperkuat semangat kebersamaan, serta menjadi salah satu penopang kebangkitan kehidupan sosial dan spiritual masyarakat.

Melalui bantuan tersebut, Bank Mustaqim Aceh menegaskan komitmennya untuk terus mengambil bagian dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan, khususnya membantu masyarakat yang membutuhkan dukungan dalam menghadapi dampak bencana.

Sinergi dengan Dewan Masjid Indonesia Provinsi Aceh juga menjadi langkah strategis dalam memperluas jangkauan kepedulian, sehingga bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat nyata dan tepat sasaran.

Kolaborasi antara lembaga keuangan, organisasi keagamaan, dan masyarakat dinilai menjadi kekuatan penting dalam mempercepat pemulihan Aceh. Sebab, membangun kembali daerah terdampak bencana bukan hanya tentang memperbaiki infrastruktur, melainkan juga memulihkan harapan, memperkuat solidaritas, dan menghidupkan kembali sendi-sendi kehidupan masyarakat.

Bantuan Rp100 juta dari Bank Mustaqim Aceh ini menjadi pesan bahwa kepedulian tidak cukup hanya diungkapkan melalui kata-kata. Kepedulian harus hadir dalam tindakan nyata, terutama ketika masyarakat membutuhkan uluran tangan untuk bangkit dan menata kembali kehidupan pascabencana.

Avatar photo