Perkuat Sinergi Antarlembaga, Kajati Aceh Teuku Rahmatsyah Sambangi Wali Nanggroe
PUTARAN.ID | BANDA ACEH — Memperkuat hubungan kelembagaan dan membangun sinergi dalam mendukung kemajuan daerah, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh, Teuku Rahmatsyah, S.H., M.H., M.Kn., melakukan kunjungan silaturahmi ke Meuligoe Wali Nanggroe Aceh, Selasa (3/11/2026).
Kedatangan Kajati Aceh bersama rombongan disambut langsung oleh Wali Nanggroe Aceh, PYM. Tgk. Malik Mahmud Al Haythar, didampingi jajaran Lembaga Wali Nanggroe. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, mencerminkan komitmen kedua institusi untuk terus menjaga hubungan baik serta memperkuat komunikasi antarlembaga di Tanah Rencong.
Kunjungan tersebut bukan sekadar agenda silaturahmi, melainkan juga menjadi ruang strategis untuk mempererat hubungan institusional, membangun kesepahaman, serta memperkuat koordinasi dalam mendukung stabilitas dan pembangunan Aceh.
Dalam pertemuan itu, kedua pihak bertukar pandangan mengenai pentingnya sinergi antarlembaga, khususnya dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan, penegakan hukum, serta terciptanya kehidupan masyarakat yang aman, tertib, dan kondusif.
Kajati Aceh Teuku Rahmatsyah menegaskan pentingnya memelihara komunikasi dan hubungan harmonis dengan berbagai unsur kelembagaan di Aceh. Menurutnya, hubungan yang dibangun atas dasar saling menghormati dan memahami tugas serta kewenangan masing-masing institusi merupakan bagian penting dalam menciptakan kolaborasi yang konstruktif.
Melalui silaturahmi ini, diharapkan hubungan antara Kejaksaan Tinggi Aceh dan Lembaga Wali Nanggroe semakin erat, sekaligus membuka ruang komunikasi dan koordinasi yang berkesinambungan dalam menjalankan peran masing-masing bagi kepentingan masyarakat.
Keberadaan Lembaga Wali Nanggroe sebagai salah satu institusi kekhususan Aceh dan Kejaksaan Tinggi Aceh sebagai institusi penegak hukum memiliki peran masing-masing dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di daerah.
Dengan semangat kebersamaan, saling menghargai, dan komitmen menjaga keharmonisan, hubungan baik antarlembaga diharapkan terus menjadi kekuatan dalam mendukung stabilitas, memperkuat tata kelola pemerintahan, serta mendorong terwujudnya Aceh yang lebih maju dan bermartabat.



