Kamis, Juli 30, 2026
spot_img
spot_img

Berita Top 5

Beirta Terkait

Bank Mustaqim Aceh dan FKIJK Perkuat Literasi Keuangan Syariah, Dorong Inklusi Keuangan yang Berdaya Saing

PUTARAN.ID | BANDA ACEH – Komitmen memperkuat ekosistem keuangan syariah di Aceh kembali ditegaskan melalui kolaborasi berbagai lembaga jasa keuangan. Direktur Utama Bank Mustaqim Aceh bersama Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Aceh menghadiri kegiatan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah yang diselenggarakan oleh BSI Regional 1 Aceh di Banda Aceh, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat pemahaman masyarakat mengenai layanan keuangan syariah sekaligus memperluas akses terhadap produk dan jasa keuangan yang aman, terpercaya, serta sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Upaya ini dinilai strategis dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat fondasi ekonomi daerah.

Acara dihadiri oleh Pembina FKIJK Aceh yang juga Kepala OJK Aceh, Daddi Peryoga, Kepala Biro Perekonomian Setda Aceh Zaini, S.Sos., M.M., Direktur Utama Bank Aceh Syariah Fadhil Ilyas, Regional CEO BSI Region 1 Aceh Imsak Ramadhan, serta para pimpinan industri jasa keuangan yang tergabung dalam FKIJK Aceh.

Dalam forum tersebut, seluruh pemangku kepentingan menegaskan bahwa peningkatan literasi keuangan syariah merupakan fondasi utama dalam membangun masyarakat yang cerdas secara finansial. Edukasi yang berkesinambungan dinilai mampu meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap berbagai produk dan layanan keuangan, termasuk manfaat, risiko, hak, serta kewajiban sebagai nasabah.

Selain meningkatkan pengetahuan masyarakat, perluasan inklusi keuangan juga menjadi fokus utama. Akses terhadap layanan keuangan syariah yang mudah, merata, dan berkualitas diharapkan mampu membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat, pelaku UMKM, hingga sektor produktif lainnya di Aceh.

Direktur Utama Bank Mustaqim Aceh menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi bersama FKIJK Aceh dan seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat budaya literasi keuangan syariah. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mempercepat pemerataan akses layanan keuangan, meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap industri jasa keuangan syariah, sekaligus memperkokoh daya saing sektor keuangan daerah.

2Melalui sinergi yang berkelanjutan antara regulator, perbankan, dan seluruh pelaku industri jasa keuangan, Aceh diharapkan mampu membangun ekosistem keuangan syariah yang semakin inklusif, inovatif, dan berkelanjutan. Langkah tersebut diyakini akan memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat posisi Aceh sebagai salah satu pusat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Populer