Rabu, September 16, 2026
spot_img

Berita Top 5

Beirta Terkait

Eddi Shadiqin: Fadhil Ilyas Sosok Tepat Pimpin Bank Aceh, Harapan Baru Menuju Bank Devisa

PUTARAN.ID | BANDA ACEH – Anggota DPRA, Eddi Shadiqin, menilai penunjukan Fadhil Ilyas sebagai Direktur Utama Bank Aceh Syariah (BAS) merupakan langkah yang sangat tepat. Menurutnya, Fadhil memiliki kapasitas mumpuni dan rekam jejak yang jelas dalam memajukan perbankan daerah. “Beliau selalu berperan aktif dalam kemajuan Bank Aceh, memahami tata kelola, penguatan modal, hingga digitalisasi perbankan. Sosok yang tepat untuk membawa Bank Aceh naik ke level lebih tinggi,” ujar Eddi saat diwawancarai media, Selasa (9/9/2025).

Eddi menambahkan, pengangkatan Fadhil Ilyas menjadi Dirut BAS juga merupakan langkah strategis dalam persiapan menuju bank devisa. Dengan status tersebut, Bank Aceh akan mampu memperluas layanan transaksi internasional, memperkuat daya saing, serta meningkatkan kontribusinya bagi perekonomian daerah. “Saya mengucapkan selamat kepada saudara Fadhil Ilyas atas amanah ini. Semoga dalam waktu yang tidak terlalu lama, beliau mampu membawa Bank Aceh menuju bank devisa dan mengharumkan nama Aceh di kancah nasional maupun global,” ungkapnya.

Pelantikan Fadhil Ilyas sebagai Direktur Utama BAS dilakukan langsung oleh Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf (Mualem), setelah melalui proses Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Kantor Gubernur Aceh. Dengan resmi dilantiknya Fadhil, Bank Aceh kini kembali memiliki nakhoda definitif setelah mengalami kekosongan kepemimpinan selama hampir dua tahun.

Menurut Eddi, momentum ini menjadi titik balik penting bagi perjalanan Bank Aceh. Dengan kepemimpinan baru, BAS diharapkan mampu mempercepat transformasi digital, memperluas jaringan layanan, dan memperkuat sektor pembiayaan produktif yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat Aceh. “Harapan masyarakat terhadap Bank Aceh sangat besar. Dirut baru harus mampu menjawab tantangan zaman, memperkuat daya tahan bank, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi rakyat,” jelasnya.

Bank Aceh, kata Eddi, tidak hanya sekadar lembaga keuangan, tetapi juga simbol kebanggaan daerah. Karena itu, kepemimpinan Fadhil Ilyas dinilai akan mampu mengembalikan kepercayaan publik, memperkokoh stabilitas perbankan syariah, serta menjadikan Bank Aceh sebagai pilar pembangunan yang inklusif.

Dengan semangat baru dan dukungan seluruh pemegang saham, pengurus, serta masyarakat, Bank Aceh diharapkan mampu bertransformasi menjadi bank devisa dalam waktu dekat. “Ini bukan hanya harapan, tapi kebutuhan mendesak agar Aceh lebih terkoneksi dengan dunia internasional. Dengan Fadhil Ilyas di pucuk kepemimpinan, saya yakin Bank Aceh siap melangkah lebih jauh,” pungkas Eddi penuh optimisme.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Populer