PUTARAN.ID | BANDA ACEH, 8 Juli 2026 – Dukungan terhadap drh. Nurdiansyah Alasta, M.Kes. untuk maju sebagai calon Ketua DPD Partai Demokrat Aceh pada Musyawarah Daerah (Musda) terus menguat.
Salah satu dukungan datang dari Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem) Ketua KPA dan Ketum Partai Aceh sekaligus Gubernur Aceh, yang menilai Nurdiansyah Alasta memiliki kemampuan komunikasi yang baik, mampu membangun hubungan lintas elemen, serta memiliki rekam jejak pengabdian yang konsisten bagi masyarakat Aceh. Dukungan tersebut juga telah dituangkan secara tertulis sebagai bentuk apresiasi terhadap kapasitas dan kepemimpinan Nurdiansyah Alasta.
Selain itu, dukungan dari internal Partai Demokrat juga menunjukkan kekuatan yang signifikan. Sebanyak 18 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat se-Aceh telah menyatakan dukungannya kepada Nurdiansyah Alasta untuk memimpin DPD Partai Demokrat Aceh pada periode mendatang.
Besarnya dukungan tersebut merupakan cerminan kepercayaan kader terhadap sosok yang dinilai tumbuh dari proses kaderisasi, memahami dinamika organisasi, serta memiliki komitmen menjaga soliditas partai.
Nurdiansyah Alasta menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas setiap dukungan yang diberikan. Menurutnya, seluruh dukungan tersebut merupakan amanah yang harus dijawab dengan kerja nyata, semangat persatuan, dan komitmen membesarkan Partai Demokrat di Aceh.
“Musda bukan sekadar kontestasi memilih ketua, tetapi momentum memperkuat konsolidasi, mempererat persaudaraan antar kader, serta menyusun strategi untuk mengembalikan kejayaan Partai Demokrat di Aceh. Saya mengajak seluruh kader menjaga suasana yang sejuk, santun, dan mengedepankan nilai-nilai demokrasi dalam setiap prosesnya,” ujar Nurdiansyah Alasta.
Ke depan, Nurdiansyah Alasta berkomitmen memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat akar rumput, meningkatkan kaderisasi, membangun komunikasi yang lebih erat dengan seluruh DPC, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan demi kemajuan Aceh.
Dengan dukungan yang terus mengalir dari berbagai kalangan, optimisme untuk menghadirkan kepemimpinan yang mampu mempersatukan kader dan membawa Partai Demokrat Aceh semakin kuat menjelang pelaksanaan Musda.



