PUTARAN.ID | BANDA ACEH — Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Pemerintah Aceh, Muhammad Nur, SKM., M.Kes., mengajak seluruh jajaran manajemen dan staf memperkuat disiplin, kolaborasi, serta semangat kebersamaan sebagai fondasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Muhammad Nur saat memimpin apel pagi rutin bersama jajaran RSIA Aceh, Senin (7/9/2026). Apel tidak hanya menjadi agenda rutin kedinasan, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ruang untuk menyatukan semangat, memperkuat koordinasi, sekaligus mengevaluasi komitmen bersama dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal.
Dalam arahannya, Muhammad Nur menegaskan bahwa kualitas pelayanan rumah sakit merupakan hasil kerja kolektif seluruh unsur yang ada di dalamnya. Karena itu, tidak boleh ada unit yang berjalan sendiri tanpa komunikasi dan koordinasi dengan unit lainnya.
“Pelayanan yang berkualitas membutuhkan kerja sama dan kolaborasi yang solid. Setiap unsur di rumah sakit memiliki peran masing-masing yang saling berkaitan,” ujarnya.
Menurutnya, sinergi tersebut mencakup seluruh tenaga kesehatan, tenaga administrasi hingga unsur pendukung lainnya. Masing-masing memiliki kontribusi penting dalam memastikan setiap proses pelayanan berlangsung efektif, cepat, profesional, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi pasien maupun keluarga.
Muhammad Nur juga mendorong agar budaya kerja yang dilandasi kekompakan, saling menghargai dan saling mendukung terus tumbuh di lingkungan RSIA Aceh.
Ia menilai, suasana kerja yang sehat dan harmonis akan menjadi energi positif dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih humanis.
“Kita ingin membangun budaya kerja yang kompak dan saling mendukung. Ketika internal kita kuat, koordinasi berjalan baik, maka dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat melalui pelayanan yang semakin baik,” katanya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa RSIA sebagai fasilitas pelayanan kesehatan yang berfokus pada ibu dan anak memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan yang tidak hanya profesional, tetapi juga ramah dan penuh kepedulian.
Pelayanan yang cepat, tepat dan responsif, kata dia, harus berjalan beriringan dengan sikap empati kepada pasien dan keluarga.
Perkuat Kekeluargaan Lewat Olahraga
Apel pagi tersebut juga dirangkai dengan penyerahan hadiah secara simbolis kepada para pemenang Turnamen Badminton RSIA Aceh.
Kegiatan olahraga tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kebersamaan dan mempererat hubungan antarkaryawan di luar rutinitas pelayanan rumah sakit.
Muhammad Nur menilai kegiatan bersama seperti olahraga memiliki nilai strategis dalam membangun kekompakan internal. Interaksi yang terjalin dalam suasana santai dan positif diharapkan dapat memperkuat komunikasi serta rasa kekeluargaan di antara seluruh jajaran.
Semangat sportivitas yang dibangun melalui kegiatan tersebut diharapkan turut terbawa ke lingkungan kerja, terutama dalam membangun budaya kolaborasi dan saling mendukung.
Dengan penguatan disiplin, kebersamaan dan kolaborasi tersebut, manajemen RSIA Aceh berkomitmen terus mendorong peningkatan mutu pelayanan, sehingga kehadiran rumah sakit benar-benar memberikan manfaat dan pelayanan terbaik bagi masyarakat Aceh, khususnya ibu dan anak.


