PUTARAN.ID | BANDA ACEH, 5 September 2026 – Mahasiswa Universitas Abulyatama (Unaya) menggelar sosialisasi pencegahan pergaulan bebas kepada para pelajar di Pondok Pesantren Babun Najah, Banda Aceh. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 35 dalam upaya membangun generasi muda yang berkarakter melalui edukasi dan pendampingan.
Dalam sosialisasi tersebut, mahasiswa memberikan pemahaman mengenai berbagai dampak pergaulan bebas terhadap kesehatan fisik, kesehatan mental, pendidikan, hingga masa depan generasi muda. Para siswa diajak memahami bahwa pergaulan bebas dapat membawa berbagai risiko, mulai dari penyakit menular, kehamilan yang tidak direncanakan, hingga gangguan kesehatan mental. Dampaknya juga dapat berpengaruh terhadap pendidikan, seperti menurunnya prestasi akademik, kehilangan kesempatan belajar, bahkan berisiko menyebabkan putus sekolah. Tidak hanya berdampak pada kondisi saat ini, pergaulan bebas juga dapat memengaruhi masa depan remaja, termasuk terbatasnya akses terhadap pendidikan, pekerjaan, dan berbagai peluang untuk mengembangkan potensi diri.
Pemateri menekankan bahwa masa remaja merupakan fase penting dalam pembentukan karakter dan pengambilan keputusan. Karena itu, remaja membutuhkan panduan, lingkungan yang positif, serta dukungan yang tepat agar mampu mengambil keputusan yang sehat dan bertanggung jawab. Edukasi mengenai pergaulan sehat pun dinilai perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan keluarga, sekolah atau pondok pesantren, serta lingkungan sosial.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa Unaya berharap para siswa di Pondok Pesantren Babun Najah semakin memahami pentingnya menjaga diri, memilih lingkungan pergaulan yang sehat, serta berani mengambil keputusan yang mendukung masa depan. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud sinergi antara Unaya dan pondok pesantren dalam membangun generasi muda yang sehat, berkarakter, dan memiliki masa depan yang lebih baik.
Pada penutupan kegiatan, dosen pendamping KKN Dr. Iqbal, S.T., M.T. menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi tersebut merupakan bagian dari bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Kehadiran mahasiswa di lingkungan pondok diharapkan tidak hanya memberikan manfaat melalui kegiatan edukasi, tetapi juga menjadi pengalaman bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh di Unaya. Sebelumnya mahasiswa KKN juga telah melaksanakan sosialisasi pencegahan narkoba dan sosialisasi pencegahan tindak kekerasan dan bulliying.
Pimpinan Pondok Pesantren Modern Babun Najah Tgk. H. Muharril Ashary, Lc., MA mengucapkan terima kasih atas dilaksanakan kegiatan edukasi oleh mahasiswa KKN Unaya. Menurutnya, pembinaan generasi muda tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga pendidikan, tetapi membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi dan masyarakat. Beliau juga menekankan pentingnya membekali para santri dengan pengetahuan dan pemahaman yang memadai agar mampu menghadapi berbagai tantangan pergaulan di era saat ini. Edukasi ini harus dilakukan secara berkelanjutan karena penting untuk memperkuat karakter serta membantu para siswa menentukan pilihan yang tepat dalam kehidupan sehari-hari.


