PUTARAN.ID | NAGAN RAYA – Ketua Umum Dewan Pimpinan Aceh (DPA) Partai Aceh yang juga Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf (Mualem), menunjuk Samsuar, S.E., yang akrab disapa Wan Malaya, sebagai Penjabat (PJ) Ketua Partai Aceh Kabupaten Nagan Raya. Penunjukan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menjaga soliditas Partai Aceh di tingkat kabupaten.
Keputusan itu tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Aceh yang ditandatangani Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal DPP Partai Aceh pada Selasa, 28 Juli 2026.
Kepercayaan yang diberikan kepada Wan Malaya bukan tanpa alasan. Di internal Partai Aceh, ia dikenal sebagai salah satu kader senior yang memiliki pengalaman politik yang matang serta rekam jejak panjang dalam membesarkan partai yang lahir dari perjuangan rakyat Aceh. Kiprahnya selama ini dinilai menjadi modal penting untuk memperkuat organisasi dan menjaga kesinambungan perjuangan Partai Aceh di Kabupaten Nagan Raya.
Saat dikonfirmasi Beritaindatu.com, Wan Malaya membenarkan penunjukan dirinya tersebut. Ia menyebut amanah yang diberikan oleh Mualem bersama jajaran pimpinan Partai Aceh merupakan tanggung jawab besar yang akan diemban dengan penuh komitmen.
“Benar, Mualem bersama Tgk Ayyub bin Abbas (Abua) telah mempercayakan saya sebagai PJ Ketua Partai Aceh Kabupaten Nagan Raya. Surat keputusan tersebut telah ditandatangani oleh Ketua Umum dan Sekretaris DPP Partai Aceh,” ujar Wan Malaya.
Menurutnya, kepemimpinan Partai Aceh di Nagan Raya harus dibangun di atas semangat persatuan, kekompakan, dan pengabdian kepada masyarakat. Karena itu, ia mengajak seluruh pengurus, kader, simpatisan, serta para kombatan untuk kembali mempererat barisan demi memperkuat peran Partai Aceh di daerah.
“Kami ingin seluruh keluarga besar Partai Aceh di Nagan Raya tetap bersatu. Dengan kebersamaan, kita dapat menjaga marwah perjuangan partai sekaligus berkontribusi dalam mendorong pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Negeri Seuneubok Giok,” katanya.
Wan Malaya juga mengajak seluruh elemen yang menjadi bagian dari keluarga besar Partai Aceh, mulai dari Komite Peralihan Aceh (KPA), Jaringan Aneuk Syuhada Aceh (JASA), Muda Seudang, Putroe Aceh, hingga seluruh organisasi sayap Partai Aceh untuk bergandengan tangan, memperkuat persatuan, serta bersama-sama membesarkan Partai Aceh di Kabupaten Nagan Raya.
“Perbedaan pandangan adalah hal yang wajar, namun tujuan kita tetap sama, yaitu menjaga marwah Partai Aceh dan mengabdikan diri untuk kepentingan masyarakat. Mari kita bersatupadu, saling menguatkan, dan bersama-sama membawa Partai Aceh semakin maju di Nagan Raya,” tuturnya.
Penunjukan Wan Malaya mendapat sambutan positif dari berbagai elemen di Kabupaten Nagan Raya. Sejumlah kader dan simpatisan Partai Aceh menilai keputusan tersebut sebagai langkah strategis untuk memperkuat konsolidasi internal organisasi sekaligus menjaga kesinambungan perjuangan partai di tingkat daerah.
Dengan pengalaman politik yang dimiliki serta kedekatannya dengan akar rumput, Wan Malaya diharapkan mampu membawa Partai Aceh Kabupaten Nagan Raya menjadi organisasi yang semakin solid, adaptif menghadapi dinamika politik, serta tetap menjadi wadah perjuangan yang konsisten memperjuangkan aspirasi dan kepentingan masyarakat Aceh, khususnya di Kabupaten Nagan Raya.



